PETAKAPASAL. Maros, Sulawesi Selatan Apa jadinya jika kisah cinta berubah jadi skenario kejahatan? Itulah yang terjadi pada seorang pria berinisial RF, yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya setelah membobol brankas perusahaan tempat sang “kekasih” bekerja, dengan total kerugian mencapai Rp85 juta.
Dari Rayuan Manis Menuju Rencana Jahat
Kisah dimulai dengan pendekatan RF terhadap seorang kasir diperusahaan swasta di Maros. Hubungan yang awalnya tampak manis itu ternyata menyimpan niat gelap. Dibalik kata-kata romantis dan perhatian yang ia berikan, RF diam-diam menyusun rencana untuk mengakses informasi sensitif milik perusahaan melalui korban.
Alih-alih cinta sejati, yang ditanam RF hanyalah jebakan penuh tipu daya.

Brankas Dibobol, Cinta Terbongkar
Berbekal informasi internal yang didapat dari sang kekasih, RF berhasil menyusup kearea kantor dan membobol brankas tempat penyimpanan uang perusahaan. Uang puluhan juta rupiah raib dalam sekejap.
Namun sepandai-pandainya menyusun strategi, jejak RF tak bisa ia hapus sepenuhnya. Pihak perusahaan yang mencium kejanggalan segera melaporkan kasus tersebut ke Polres Maros.
Polisi Bertindak Cepat
Tim kepolisian yang dipimpin oleh AKBP Awaludin Amin bergerak cepat. Dalam waktu singkat, identitas dan peran RF terungkap. Ia pun diamankan bersama barang bukti berupa uang tunai dan sepeda motor yang diduga dibeli dari hasil kejahatan.
Kini, RF telah ditetapkan sebagai tersangka dan harus menjalani proses hukum sesuai dengan perbuatannya.
Jangan Asal Percaya, Apalagi dalam Urusan Hati
Kasus ini menjadi pengingat bahwa modus cinta palsu masih sering digunakan dalam berbagai skema kriminal. Ketika rasa sayang dijadikan alat manipulasi, dampaknya bisa lebih dari sekadar patah hati—bisa berujung kerugian materi dan hukum.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap relasi yang terjalin dilingkungan kerja, terutama jika menyangkut akses terhadap aset penting perusahaan.
RF mungkin berpikir dia telah memenangi permainan cinta dan uang, namun kenyataannya ia justru jatuh ke dalam jebakan buatan sendiri. Cerita ini adalah contoh nyata bahwa cinta yang dilandasi tipu daya hanya akan berakhir dibalik jeruji.