petakapasal.law.blog

Autor, @rogerantamapro

10 Negara Paling Damai di Dunia, Dua di Antaranya Bertetangga dengan Indonesia

PETAKAPASAL. Di tengah hiruk pikuk dunia yang dipenuhi berita tentang perang, krisis politik, dan konflik bersenjata, ternyata masih ada sejumlah negara yang mampu menjaga stabilitas dengan sangat baik. Mereka bahkan dikenal sebagai “zona damai” karena tingkat kriminalitas rendah, konflik minim, dan masyarakatnya hidup dalam suasana harmonis.

Setiap tahun, lembaga riset independen Institute for Economics & Peace (IEP) merilis laporan Global Peace Index (GPI) yang memeringkat 163 negara berdasarkan tingkat ketenangan dan keamanan. Penilaian ini menggunakan 23 indikator, mulai dari stabilitas politik, tingkat kriminalitas, hubungan internasional, hingga pengeluaran militer. Semakin rendah skornya, semakin damai sebuah negara.

Nah, mari kita telusuri 10 negara paling damai di dunia tahun 2025, termasuk dua negara yang ternyata bertetangga dekat dengan Indonesia!

  1. Islandia: Juara Damai Sejati
    Sejak tahun 2008 hingga kini, Islandia konsisten berada di peringkat pertama sebagai negara paling damai. Bayangkan, 17 tahun berturut-turut negara mungil di Eropa Utara ini memegang predikat tersebut.
    Islandia tidak memiliki angkatan bersenjata permanen. Fungsi keamanan dijalankan oleh kepolisian yang sebagian besar tidak membawa senjata api. Anggaran negara lebih banyak difokuskan ke pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial. Tak heran jika tingkat kejahatan di sana sangat rendah, bahkan kasus pembunuhan bisa dihitung dengan jari setiap tahunnya.
    Selain itu, masyarakat Islandia menjunjung tinggi rasa kebersamaan dan kepercayaan sosial. Faktor inilah yang membuat negara dengan populasi sekitar 380 ribu jiwa itu tetap aman meski tanpa “tameng” militer besar.
  2. Irlandia: Damai Setelah Konflik Panjang
    Irlandia juga menempati posisi tinggi dalam daftar negara paling damai. Negara ini pernah mengalami konflik panjang, terutama yang berkaitan dengan ketegangan sektarian. Namun sejak Perjanjian Jumat Agung 1998, situasi berangsur stabil.
    Kini Irlandia dikenal sebagai negara demokratis dengan sistem hukum yang kuat, institusi publik yang dipercaya, dan masyarakat yang menjunjung tinggi toleransi. Polisi komunitas yang bertugas tanpa senjata turut memperkuat suasana aman. Dana pemerintah lebih banyak dialokasikan untuk layanan sosial, bukan perlombaan senjata.
  3. Austria: Netral dan Diplomatis
    Austria memegang teguh prinsip netralitas sejak Perang Dunia II berakhir. Tidak bergabung dengan aliansi militer besar membuat negara ini fokus pada diplomasi. Bahkan, Austria menjadi tuan rumah bagi banyak organisasi internasional seperti OSCE (Organization for Security and Co-operation in Europe).
    Kebijakan luar negeri yang seimbang serta kehidupan masyarakat yang tertata membuat Austria berada di jalur negara-negara paling aman dan nyaman dihuni.
  4. Selandia Baru: Alam Indah, Rakyat Ramah
    Di kawasan Pasifik, Selandia Baru menonjol bukan hanya karena pemandangan alamnya yang memukau, tetapi juga karena masyarakatnya yang hidup rukun. Kriminalitas rendah, sistem hukum berjalan baik, dan pemerintah dikenal transparan.
    Selain itu, negara ini punya tradisi demokrasi yang matang, di mana suara masyarakat sangat dihargai. Keamanan publik terjaga, dan warga dari berbagai latar belakang budaya bisa hidup berdampingan secara damai.
  5. Swiss: Damai dengan Netralitas Abadi
    Swiss sudah lama dikenal dengan kebijakan netralitas permanen. Negara ini tidak terlibat dalam perang besar selama ratusan tahun. Meski memiliki militer, fungsinya lebih untuk pertahanan, bukan agresi.
    Swiss juga menjadi pusat berbagai lembaga internasional, termasuk Palang Merah. Kestabilan politik, ekonomi yang kuat, serta rasa aman di ruang publik menjadikan Swiss sebagai salah satu negara yang identik dengan perdamaian.
  6. Portugal: Tenang dan Ramah
    Portugal mungkin jarang terdengar dalam berita global, tetapi negara ini berhasil menunjukkan bahwa kehidupan damai bukanlah mimpi. Stabilitas politik terjaga, kriminalitas relatif rendah, dan pariwisata berkembang pesat tanpa harus mengorbankan ketenangan warganya.
  7. Denmark: Negara Bahagia dan Damai
    Denmark sering masuk daftar negara paling bahagia sekaligus paling damai. Dukungan sistem kesejahteraan yang baik, kebebasan berekspresi, serta rendahnya ketimpangan sosial menjadikan warganya hidup lebih sejahtera.
  8. Slovenia: Kecil tapi Stabil
    Meski tidak sebesar negara-negara Eropa Barat, Slovenia berhasil mencatat skor perdamaian tinggi. Stabilitas politik dan minimnya konflik membuat negara ini masuk dalam daftar 10 besar global.
  9. Finlandia: Pendidikan Hebat, Masyarakat Tenang
    Selain dikenal dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, Finlandia juga masuk jajaran negara paling damai. Tingkat kepercayaan publik pada pemerintah tinggi, angka kriminalitas rendah, dan masyarakatnya terbiasa hidup disiplin serta saling menghormati.
  10. Singapura: Tetangga Dekat Indonesia yang Aman
    Yang menarik, salah satu negara tetangga Indonesia, yakni Singapura, juga termasuk dalam daftar ini. Negeri kecil di Asia Tenggara ini dikenal dengan sistem hukum yang tegas, infrastruktur modern, dan tingkat kejahatan sangat rendah.
    Kedisiplinan warganya serta regulasi yang ketat menjadikan Singapura salah satu negara paling aman, tidak hanya di kawasan Asia tetapi juga dunia.
  11. Negara Tetangga Lain: Malaysia
    Selain Singapura, Malaysia juga masuk dalam kategori negara yang relatif damai dibanding banyak negara lain di kawasan. Stabilitas politik dan kerja sama regional menjadi modal penting bagi Malaysia dalam menjaga keamanan domestik.

Indonesia, di Mana Posisinya?

Meski tidak masuk 10 besar, Indonesia tetap mencatat posisi cukup baik di peringkat ke-48 dari 163 negara menurut Global Peace Index 2024. Pencapaian ini lebih tinggi dibanding beberapa negara besar lain seperti India, Amerika Serikat, dan Pakistan.

Kesimpulan

Daftar negara paling damai di dunia memberi kita gambaran bahwa keamanan bukan semata-mata soal kekuatan militer. Justru, banyak negara damai terbukti menekan konflik dengan pendekatan diplomasi, keadilan sosial, dan pemerintahan bersih.

Kisah negara seperti Islandia, Irlandia, hingga Singapura menunjukkan bahwa perdamaian bisa dicapai ketika ada kepercayaan antara pemerintah dan rakyat. Hal ini tentu menjadi inspirasi bagi banyak negara lain, termasuk Indonesia, untuk terus membangun stabilitas dalam negeri sekaligus memperkuat posisi di kancah global.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai